Kamis, 17 Oktober 2013

Definisi Manajemen

Definisi manajemen menurut GR Terry sebagai berikut: “Manajemen merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan: Perencanaan, Pengorganisasian, Penggiatan dan Pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya”.
McFarland, 1979 juga mengemukakan empat pengertian manajemen yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari:
1.       proses-proses pengorganisasian; yakni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, penggiatan dan pengevaluasian
2.       Kata manajemen juga berarti karir atau jabatan
3.       Kata manajemen juga dapat berarti kelompok orang yang bertanggungjawab dalam menjalankan sebuah organisasi.
4.       Kata manajemen juga dapat merupakan sebuah ilmu atau seni untuk mengatur orang lain

Ruang Lingkup Konsep Manajemen adalah sebagai pengantar terhadap berbagai teori Manajemen dalam lingkup ilmu-ilmu sosial --à inti organisasi adalah administrasi, inti administrasi  adalah manajemen, dan inti manajemen adalah pengambilan keputusan dan human relation
Manajemen berkembang sesuai tujuannya, antara lain :
a.       Manajemen SDM
b.      Manajemen Keuangan
c.       Manajemen Operasi/ Produksi
d.      Manajemen Pemasaran
e.      Manajemen Pendidikan
f.        Manajemen Transportasi,
Manajemen Resiko, dll.
Konsep Manajemen


Secara garis besar konsep manajemen dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok, yaitu:
1. Konsep Manajemen Klasik
2. Konsep Manajemen Behavioristik
3. Konsep Manajemen Systems Model
4. KonsepManajemen Networking
1.       Konsep Manajemen Klasik
Konsep ini mempelajari manajemen secara ilmiah berdasarkan prinsip spesialisasi, sentralisasi, formalitas dan sistem hirarki yang kuat berkaitan dengan wewenang, pengawasan, untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Ada dua kelompok :
a.       Scientific Management Approach
b.      Administrative Management Approach
2.       Konsep Manajemen Behavioristik
Pendekatan ini menekankan bahwa manajemen yang efektif bila ada pemahaman tentang pekerja - lebih berorientasi pada manusia sebagai pelaku. Beberapa konsep behavioristik, antara lain:
a.       Human Relations
b.      Behavioral Science Approach
3.       Konsep Manajemen System Model
a.       Teori Contingency
Mulai berkembang th 1962, teori ini menyatakan bahwa tidak ada satu sistem manajemen yang optimum, sistem tergantung pada tingkat perubahan lingkungannya. Sistem ini disebut sistem organik (sebagai lawan sistem mekanistik), pada sistem ini mempunyai beberapa ciri:
v  Substansinya adalah manusia bukan tugas
v  Kurang menekankan hirarki
v  Struktur saling berhubungan, fleksibel, dalam bentuk kelompok
v  Kebersamaan dalam nilai, kepercayaan dan norma
v  Pengendalian diri sendiri, penyesuaian bersama
b.      Model Open Systems (berkembang sejak 1870 an)
Asumsi yang dikembangkan adalah :
Ø  Saling ketergantungan
Ø  Keterbukaan - memberi reaksi atas penaruh lingkungan
Ø  Totalitas gugus
Ø  Rasional
Ø  Obyektivitas
Ø  Pentingnya kerjasama dan group yang kompak
Model ini juga mengandung 3 aspek pokok, yaitu:
§  Organisasi adalah suatu sistem yaitu suatu rangkaian bagian yang saling berhubungan. Sistem tersebut ditentukan oleh cara bagaimana bagian-bagian tersebut saling berhubungan.
§  Sistem terbuka artinya beroperasi dalam suatu lingkungan yang dinamis. Sifat dari lingkungan menentukan sifat dari sistem dan kelangsungan hidupnya.
§  Tugas manajerial adalah mendiagnosa sifat lingkungan dan memilih bentuk organisasi yang sesuai.
4.       KONSEP MANAJEMEN NETWORK
Muncul sejak akhir th 1980 an. Asumsi dasarnya:
§  Discontinuity secara sosil, ekonomis, teknologi
§  Loosely coupled organizations: organisasi terbagi dalam unit yang kecil dan longgar. Loose coupling: situasi dimana unsur organisasi responsif satu sama lain, tetapi tetap dipertahankan terpisah dan mempunyai identitas sendiri.
§  Synergies dan alliances: unit membentuk networks dan alliances di dalam dan di luar organisasi untuk mencapai synergies yang lebih tinggi.
§  Collaborative: ditandai dengan kultur yang memberi nilai tinggi untuk individu yang mandiri, proactive, empowered, collaborative.
§  The management of meaning, mission and vision: shared values, goals, and beliefs mencerminkan visi bersama dari organisasi dan misi yang diterima bersama.
§  Transformational leadership: memerlukan pola kepemimpinan yang dapat mengadakan transformasi dan pola perubahan.
Dari 6 asumsi atau blueprints diatas dibentuk suatu model integratif organisasi yang disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi organisasi tersebut.
Manajer dan Manajerial


Yang dimaksut dengan manager  adalah orang atau seseorang yang harus mampu membuat orang-orang dalam organisasi yang berbagai karakteristik, latar belakang budaya, akan tetapi memiliki ciri yang sesuai dengan tujuan (goals) dan teknologi (technologi).
Dan tugas seorang manager adalah bagaimana mengintegrasikan berbagai macam variabel (karakteristik, budaya, pendidikan dan lain sebagainya) kedalam suatu tujuan organisasi yang sama dengan cara melakukan mekanisme penyesuaian.
Adapun mekanisme yang diperlukan untuk menyatukan variabel diatas adalah sebagai berikut:
Ø  Pengarahan (direction) yang mencakup pembuatan keputusan, kebijaksanaan, supervisi, dan  lain-lain.
Ø  Rancangan organisasi dan pekerjaan.
Ø  Seleksi, pelatihan, penilaian, dan pengembangan.
Ø  Sistem komunikasi dan pengendalian.
Ø  Sistem reward.

Keahlian dalam manajer dan manajerial
1.         Keahlian Teknis (Tehnical Skill)
Kemampuan menggunakan teknis seperti ahli bedah,insinyur,musisi,akuntan,editor dan lain-lain.
2.         Keahlian Interpersonal (Interpersonal Skill)
mampu untuk bekerja sama,berdiskusi,motivasi orang lain,mampu berkomunikasi dengan siapapun.
3.         Keahlian Konseptual (Conceptual Skill)
Memiliki konep/pemikiran yang luas,melihat gambaran besar atau memahami peubahan dalam suatu organisasi tersebut.
Keahlian Tambahan Lain Dalam Manajer dan Manajerial :
a.         Keahlian diagnosis
Seorang manajer harus mengadnosis suatu permasalahan
b.        Keahlian Komunikasi
Seorang manajer & manajerial mampu menyalurkan ide dan informasi kepada orang lain serta menerima ide dan informasi dari orang lain dengan baik .
Keahlian Manajemen Waktu
Seorang manajer bisa mengatur waktu dengan baik dan memberi pekerjaan kepada anak buah dengan tepat.