Definisi manajemen menurut GR Terry
sebagai berikut: “Manajemen merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri
dari tindakan-tindakan: Perencanaan, Pengorganisasian, Penggiatan dan Pengawasan
yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah
ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya”.
McFarland, 1979 juga mengemukakan empat pengertian
manajemen yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari:
1. proses-proses
pengorganisasian; yakni perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, penggiatan
dan pengevaluasian
2. Kata
manajemen juga berarti karir atau jabatan
3. Kata
manajemen juga dapat berarti kelompok orang yang bertanggungjawab dalam menjalankan
sebuah organisasi.
4. Kata
manajemen juga dapat merupakan sebuah ilmu atau seni untuk mengatur orang lain
Ruang Lingkup Konsep Manajemen
adalah sebagai pengantar terhadap berbagai teori Manajemen dalam lingkup
ilmu-ilmu sosial --à
inti organisasi adalah administrasi, inti administrasi adalah manajemen, dan inti manajemen adalah
pengambilan keputusan dan human relation
Manajemen berkembang sesuai tujuannya, antara lain :
a. Manajemen
SDM
b. Manajemen
Keuangan
c. Manajemen
Operasi/ Produksi
d. Manajemen
Pemasaran
e. Manajemen
Pendidikan
f.
Manajemen Transportasi,
Manajemen
Resiko, dll.Konsep Manajemen
Secara garis besar konsep manajemen dapat dikelompokkan
menjadi 4 kelompok, yaitu:
1. Konsep Manajemen Klasik
1. Konsep Manajemen Klasik
2. Konsep Manajemen Behavioristik
3. Konsep Manajemen Systems Model
4. KonsepManajemen Networking
1. Konsep
Manajemen Klasik
Konsep ini
mempelajari manajemen secara ilmiah berdasarkan prinsip spesialisasi,
sentralisasi, formalitas dan sistem hirarki yang kuat berkaitan dengan
wewenang, pengawasan, untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Ada dua
kelompok :
a.
Scientific Management Approach
b.
Administrative Management Approach
2. Konsep
Manajemen Behavioristik
Pendekatan ini menekankan
bahwa manajemen yang efektif bila ada pemahaman tentang pekerja - lebih
berorientasi pada manusia sebagai pelaku. Beberapa konsep behavioristik, antara
lain:
a.
Human
Relations
b.
Behavioral
Science Approach
3. Konsep Manajemen System Model
a.
Teori Contingency
Mulai
berkembang th 1962, teori ini menyatakan bahwa tidak ada satu sistem manajemen
yang optimum, sistem tergantung pada tingkat perubahan lingkungannya. Sistem
ini disebut sistem organik (sebagai lawan sistem mekanistik), pada sistem ini
mempunyai beberapa ciri:
v Substansinya
adalah manusia bukan tugas
v Kurang
menekankan hirarki
v Struktur
saling berhubungan, fleksibel, dalam bentuk kelompok
v Kebersamaan
dalam nilai, kepercayaan dan norma
v Pengendalian
diri sendiri, penyesuaian bersama
b.
Model Open Systems (berkembang sejak 1870 an)
Asumsi yang dikembangkan
adalah :
Ø Saling
ketergantungan
Ø Keterbukaan
- memberi reaksi atas penaruh lingkungan
Ø Totalitas
gugus
Ø Rasional
Ø Obyektivitas
Ø Pentingnya
kerjasama dan group yang kompak
Model ini juga mengandung 3 aspek
pokok, yaitu:
§ Organisasi
adalah suatu sistem yaitu suatu rangkaian bagian yang saling berhubungan.
Sistem tersebut ditentukan oleh cara bagaimana bagian-bagian tersebut saling
berhubungan.
§ Sistem
terbuka artinya beroperasi dalam suatu lingkungan yang dinamis. Sifat dari
lingkungan menentukan sifat dari sistem dan kelangsungan hidupnya.
§ Tugas
manajerial adalah mendiagnosa sifat lingkungan dan memilih bentuk organisasi
yang sesuai.
4. KONSEP
MANAJEMEN NETWORK
Muncul sejak akhir th 1980 an. Asumsi dasarnya:
§ Discontinuity
secara sosil, ekonomis, teknologi
§ Loosely
coupled organizations: organisasi terbagi dalam unit yang kecil dan longgar.
Loose coupling: situasi dimana unsur organisasi responsif satu sama lain,
tetapi tetap dipertahankan terpisah dan mempunyai identitas sendiri.
§ Synergies
dan alliances: unit membentuk networks dan alliances di dalam dan di luar
organisasi untuk mencapai synergies yang lebih tinggi.
§ Collaborative:
ditandai dengan kultur yang memberi nilai tinggi untuk individu yang mandiri,
proactive, empowered, collaborative.
§ The
management of meaning, mission and vision: shared values, goals, and beliefs
mencerminkan visi bersama dari organisasi dan misi yang diterima bersama.
§ Transformational
leadership: memerlukan pola kepemimpinan yang dapat mengadakan transformasi dan
pola perubahan.
Dari
6 asumsi atau blueprints diatas dibentuk suatu model integratif organisasi yang
disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi organisasi tersebut.Manajer dan Manajerial
Yang dimaksut dengan manager adalah orang atau seseorang yang harus mampu
membuat orang-orang dalam organisasi yang berbagai karakteristik, latar belakang
budaya, akan tetapi memiliki ciri yang sesuai dengan tujuan (goals) dan
teknologi (technologi).
Dan tugas
seorang manager adalah bagaimana mengintegrasikan berbagai macam variabel
(karakteristik, budaya, pendidikan dan lain sebagainya) kedalam suatu tujuan
organisasi yang sama dengan cara melakukan mekanisme penyesuaian.
Adapun mekanisme yang
diperlukan untuk menyatukan variabel diatas adalah sebagai berikut:
Ø Pengarahan
(direction) yang mencakup pembuatan keputusan, kebijaksanaan, supervisi, dan lain-lain.
Ø Rancangan
organisasi dan pekerjaan.
Ø Seleksi,
pelatihan, penilaian, dan pengembangan.
Ø Sistem
komunikasi dan pengendalian.
Ø Sistem
reward.
Keahlian dalam manajer dan manajerial
1.
Keahlian
Teknis (Tehnical Skill)
Kemampuan menggunakan teknis seperti ahli bedah,insinyur,musisi,akuntan,editor dan lain-lain.
Kemampuan menggunakan teknis seperti ahli bedah,insinyur,musisi,akuntan,editor dan lain-lain.
2.
Keahlian Interpersonal (Interpersonal Skill)
mampu untuk bekerja sama,berdiskusi,motivasi orang lain,mampu berkomunikasi dengan siapapun.
mampu untuk bekerja sama,berdiskusi,motivasi orang lain,mampu berkomunikasi dengan siapapun.
3.
Keahlian Konseptual (Conceptual Skill)
Memiliki konep/pemikiran yang luas,melihat gambaran besar atau memahami peubahan dalam suatu organisasi tersebut.
Memiliki konep/pemikiran yang luas,melihat gambaran besar atau memahami peubahan dalam suatu organisasi tersebut.
Keahlian Tambahan Lain Dalam Manajer dan
Manajerial :
a.
Keahlian diagnosis
Seorang manajer harus mengadnosis suatu permasalahan
Seorang manajer harus mengadnosis suatu permasalahan
b.
Keahlian Komunikasi
Seorang manajer & manajerial mampu menyalurkan ide dan informasi kepada orang lain serta menerima ide dan informasi dari orang lain dengan baik .
Keahlian
Manajemen WaktuSeorang manajer & manajerial mampu menyalurkan ide dan informasi kepada orang lain serta menerima ide dan informasi dari orang lain dengan baik .
Seorang manajer bisa mengatur waktu dengan baik dan memberi pekerjaan kepada anak buah dengan tepat.